Sudah menjadi kebiasan bahwa di dalam penghujung tahun itu orang2 banyak merayakannya. Begitu juga dengan saya yang tidak mau ketinggalan untuk merayakannya. Di penghujung tahun 2005 ini, saya mendapat beberapa undangan untuk merayakan pesta pergantian tahun baru.
Dari undangan Rekan lab khususnya angkatan 2000 untuk merayakan tahun baru dengan pergi ke muara karang, Undangan dari temen2 seperjuangan di semester 1 sewaktu kuliah untuk merayakan pesta pergantian tahun dengan Nonton di bioskop bersama, dan Tidak ketinggalan pula Undangan dari kawan2 yang tergabung dalam Milist SMP N 1 Ciledug. Tapi dengan berat hati dan sangat menyesal, saya memutuskan untuk tidak bisa memenuhuni udangan kalian. Bukan karena saya tidak mau menghabiskan malam pergantian tahun bersama kalian, tapi saya sudah di todong dan di paksa untuk merayakan pergantian tahun bersama soudara2 dari pihak Bapak. Memang selain untuk merayakan penghujung tahun, bisa juga di katakan sebagai ajang silahturahmi antar keluarga besar WERU. Oke Selam Tahun Baru 2006. Semoga di tahun baru kita mendapat semangat yang baru, kawan2 baru dll.
Saya tidak tau, kejadian itu kwalat atau hukum karma. Selasa sore sehabis ngantor jam 5an lewat Saya dan kawan sebut saja Lilies namanya. Awalnya Dari Kantor Tunggangan Saya si Kharisboy baik2 saja. Tapi di tengan perjalanan pas di Perempatan Pavilon Pondok Indah kebetulan macet dan Lampu lalu lintas berwarna merah. Mau tidak mau harus memberhentikan kendaraan. Di saat berhenti yang agak lama itu saya sempatkan ngobrol ngobrol ringan untuk melepas kepenatan menunggu lampu hijau. Sampai akhirnya si Lilies “Boncenger” berkata kepada saya, Sidik Enak ya…kerja di Daerah Pondok Indah ini karena pulang kerja dapat jalan2 dulu bersama kawan2 kerja terus saya jawab dengan La ..Iyaa Lies enak di daerah sini, karena udaranya bersih adem lagi kan banyak pohon rindang jadi tidak macet. Dan Lampu Lalu Lintas pun berwarna Hijau otomatis saya gas si Kharisboy, tapi baru beberapa detik. Gubrakkk wah ban Motor bagian belakang Bocor alias kempes. Padalah barusan tidak apa2 wah spontan saja saya berkata ke pada Boncenger kayanya kita kwalat
nih gara2 bilang jalan2 di Pondok indah enak sepulang kerja. Duh dia malah cengengesan saja. Dasar Lilies ( Haiii..lilies) Mau tidak mau saya plus menuntun motor dan Lilies harus berjalan untuk mencari tempat tambal ban terdekat.
Ternyata tukang tambal ban tuh jauh sekali, saya dan Lilies Plus si motor harus menempuh kira2 800 Meter. Wah bener bener jalan di Pondoh Indah memang nyaman, jalan sejauh itu tidak terasa karena dah udara nya asik, sejuk lagi. Sampai di tukang tambal ban, si Kharisboy tidak bisa langsung di tambal karena harus ngantri. Wah2 tuh tukang tambal ban laku juga ya..sampe ngantri gitu(Mungkin dah rejekinya klii yaa). Setelah menunggu tibalah giliran Motor saya yang di Tambal di cek tidak ada Paku tapi kok bisa bocor ya…padahal kurang lebih sebulan lalu saya baru mengganti ban dalam. Dan ban luar pun masih layak. He..he…mudah2an ini bukan Kwalat atau Hukum Karma.
Tanggal 18 Desember 2005, Minggu pagi jam 10 an, Kedua orang tua(Bapak&Ibu) gw pergi ke Batam untuk menjenguk KK gw yang dah lama tinggal di Batam. Memang sih KK gw dah 5 thn tinggl disana baru kali ini di jenguk sama kedua orang tua. Jujur aja kepergian kesana selain menjenguk KK juga sebagai persiapan karena prediksi dokter awal Januari thn depan Istri KK gw akan melahirkan. Jadi Ortu di minta KK tuk menemaninya di sana, kerena Ibu gw mantan SUSTER loeh, jadi dan pengalaman mengurusi bayi. Nyokap sedih juga sih, harus meninggalkan cucu pertamanya si nada.
Karena Mungkin Paling sebentar 1 bln Ortu disana. Bahkan bisa lebih dari sebulan. Wah bakal kelaparan nih di rumah. Biasa berangkat pagi nyokap dah sediakan sarapan pagi pulang ngantor tinggal ngambil piring. Sekarang ngak ada yang nyediaiin.
Alhamdulilah, tak disangka dan Tak di Tuga. Senin Malam tanggal12-12-2005 sepulang dari Ngantor bertemu dengan kawan lama. Seorang wanita, teman lama gw sewaktu di SMP 1 Ciledug (SOC). Terus terang saja dia adalah lirikan pertama Gw di SMP. Gw kira dia dah lupa dengan wajah Gw karena menurut temen2 gw yang lain Wajah Gw dah beda( karena Muka agak Tembem dan Pasang Jenggot di Dagu he..he…). Yang membuat hati ini bergetar dia dulu yang menghampiri Gw tuk menayakan kabar Gw selama ini dan kemana saja. Obrolan hangat pun terjadi seperti Sidik dah Nikah yaa…kok ngak ngundang2 !!!! Gubrak Spontan menjawab Belum. Gw pun membalasnya dengan pertayaan sama Klo Loe dah Ya…jawab dia Belum Juga. Wah mungkin ngak yaaa Lirikan itu muncul kembali
